tumbuh sebagai anak yatim karena perang, natalia tidak pernah benar-benar memiliki kehidupan sebelum menjadi seorang assassin.
monastery of light adalah tempat ia dibesarkan.
di sana, ia belajar sesuatu yang sederhana.
jangan terlihat.
jangan terdengar.
jangan gagal.
tahun-tahun berikutnya membuatnya menjadi salah satu assassin terbaik yang dimiliki monastery of light. bakatnya membuat segala sesuatu terlihat sederhana. ia bergerak tanpa suara, datang tanpa diketahui, dan menyelesaikan apa yang harus diselesaikan.
semakin baik ia menjadi seorang assassin, semakin sedikit alasan yang ia miliki untuk memikirkan dirinya sebagai manusia biasa.
ia adalah hasil dari tempat yang membesarkannya.
sebuah alat yang bekerja dengan sangat baik.
kemudian datang satu misi.
dan semuanya berhenti bekerja seperti seharusnya.
natalia gagal.
bukan sekadar gagal menyelesaikan tugas.
kegagalannya membawa bencana dan kematian bagi rekan-rekannya.
ia sendiri hanya selamat karena tigreal turun tangan.
mungkin bagi orang lain, diselamatkan adalah keberuntungan.
bagi natalia, mungkin itu justru bagian yang paling sulit diterima.
selama bertahun-tahun ia dibentuk untuk menjadi seseorang yang tidak membutuhkan pertolongan.
lalu pada satu malam, seseorang harus datang untuk menyelamatkannya.
seorang assassin seharusnya menjadi bayangan.
tidak terlihat.
tidak tertangkap.
tidak meninggalkan kesalahan.
tetapi malam itu meninggalkan sesuatu yang tidak dapat ia sembunyikan.
kegagalan.
dan natalia tidak menunggu orang lain menentukan apa yang harus ia lakukan setelahnya.
ia mengasingkan dirinya sendiri.
jauh dari monastery of light.
jauh dari kekaisaran.
jauh dari tempat di mana namanya pernah berarti sesuatu.
ia memilih daerah perbatasan dan mengambil misi-misi yang lebih berbahaya.
seolah-olah jika ia terus membunuh sesuatu yang lebih sulit, satu kegagalan itu akhirnya dapat dibayar kembali.
tetapi ada sesuatu yang menarik dari cara natalia menjalani pengasingannya.
ia tidak benar-benar meninggalkan identitas lamanya.
ia justru membawanya pergi.
di tempat lain, ia tetap menjadi assassin.
tetap bergerak dalam diam.
tetap bekerja dari bayangan.
tetap mengejar kesempurnaan yang sama.
yang berubah hanya tempatnya.
dan mungkin itu sebabnya natalia menjadi lebih menarik daripada sekadar seorang pembunuh yang dapat menghilang.
karena kemampuan menghilangnya bukan hanya bagian dari cara ia bertarung.
ia juga merupakan bagian dari cara ia hidup.
ketika seseorang melihatnya, ia menjadi ancaman.
ketika ia menghilang, ketidakpastian mengambil tempatnya.
kamu tidak tahu dari mana ia akan datang.
kamu tidak tahu apakah ia masih berada di dekatmu.
kamu bahkan tidak tahu apakah ia pernah benar-benar pergi.
bahaya biasanya memiliki bentuk.
sesuatu yang terlihat dapat dihindari.
sesuatu yang terdengar dapat dicari.
tetapi sesuatu yang tidak diketahui keberadaannya memaksa pikiran untuk melakukan sisanya.
itulah kekuatan natalia.
bukan sekadar bahwa ia dapat menghilang.
tetapi bahwa setelah ia menghilang, kamu tetap tahu bahwa ia mungkin ada di sana.
bayangan tidak perlu menyerang untuk menjadi ancaman.
cukup dengan kemungkinan bahwa ia sedang mengamati.
dan mungkin ada ironi lain di dalam semua itu.
natalia mengasingkan diri untuk membuktikan bahwa ia masih merupakan assassin terbaik.
tetapi semakin ia berusaha membuktikannya, semakin ia terikat pada satu hal yang ingin ia tinggalkan.
kegagalannya.
setiap misi baru menjadi pembuktian.
setiap target yang berhasil dibunuh menjadi satu alasan lagi untuk percaya bahwa malam itu tidak menentukan siapa dirinya.
tetapi kegagalan tidak bekerja seperti itu.
ia tidak selalu membutuhkan pengulangan.
satu kejadian sudah cukup untuk mengubah cara seseorang melihat dirinya sendiri.
natalia mungkin dapat menghilang dari medan perang.
ia mungkin dapat menghilang dari kekaisaran.
ia bahkan dapat menghilang dari pandangan orang lain.
tetapi ada satu hal yang tidak dapat ia tinggalkan di perbatasan.
dirinya sendiri.
dan mungkin itu adalah target yang paling sulit untuk dihilangkan.
karena seorang assassin dapat menghilang dari dunia.
tetapi tidak dari satu kesalahan yang terus ia bawa bersamanya.